Monday, November 15, 2010

Informasi Tentang Kabupaten Magelang


Informasi Tentang Kabupaten Magelang,Wisata,Kesenian,Letak/Peta Geografis.Kabupaten Magelang adalah sebuah Kabupaten di provinsi Jawa Tengah. Ibu kota Kabupaten ini adalah Kota Mungkid yang terletak di Kecamatan Mungkid. Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Temanggung dan Kabupaten Semarang di utara, Kabupaten Semarang dan kabupaten Boyolali di timur, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Kabupaten Purworejo di selatan, Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Temanggung di barat, serta Kota Magelang di tengah-tengah

Candi Borobudur, sebuah mahakarya peninggalan Dinasti Syailendra yang kini menjadi kebanggaan Indonesia dan dunia, berada di wilayah Kabupaten Magelang.

Peta dan Letak Geografis Kabupaten Magelang
Kabupaten Magelang berada di cekungan sejumlah rangkaian pegunungan. Bagian timur (perbatasan dengan Kabupaten Boyolali terdapat Gunung Merbabu (3.141 meter dpl) dan Gunung Merapi (2.911 m dpl). Bagian barat (perbatasan dengan Kabupaten Temanggung dan Kabupaten Wonosobo) terdapat Gunung Sumbing (3.371 m dpl). Di bagian barat daya terdapat rangkaian Bukit Menoreh. Bagian tengah mengalir Kali Progo beserta anak-anak sungainya menuju selatan. Di Kabupaten Magelang terdapat Kali Elo yang membelah dua wilayah ini. Pertemuan kembali kedua titik itu terletak di desa Progowati yang konon dahulu di tempat itu lebih banyak wanitanya dibanding pria.

Peta Kabupaten Magelang





Lihat Kabupaten Magelang >>> Peta Lebih Besar


Pembagian administratif
Kabupaten Magelang terdiri atas 21 Kecamatan, yang dibagi lagi atas sejumlah Desa dan Kelurahan. Pusat pemerintahan berada di Kecamatan Mungkid.

Kecamatan-kecamatan yang ada di Kabupaten Magelang adalah sebagai berikut.

1. Mungkid
2. Muntilan
3. Grabag
4. Salam
5. Salaman
6. Ngluwar
7. Tempuran
8. Srumbung
9. Borobudur
10. Ngablak
11. Bandongan
12. Sawangan
13. Secang
14. Tegalrejo
15. Mertoyudan
16. Dukun
17. Candimulyo
18. Windusari
19. Kajoran
20. Kaliangkrik
21. Pakis

Transportasi
Kabupaten Magelang berada di jalur strategis yang menguhubungkan dua ibu kota provinsi: Semarang-Yogyakarta. Mungkid, ibu kota kabupaten ini, berada sekitar 10 km sebelah selatan Kota Magelang. Mungkid dulunya adalah kota kecamatan yang kemudian dikembangkan menjadi ibu kota baru kabupaten ini, menggantikan Kota Magelang. Secang merupakan persimpangan jalan negara Semarang-Yogyakarta dengan jalan provinsi menuju Temanggung.

Dahulu Magelang dilalui jalur kereta api yang menghubungkan Semarang-Yogyakarta, bahkan merupakan salah satu jalur kereta api tertua di Indonesia. Namun sejak meletusnya Gunung Merapi, jalur tersebut rusak dan tidak difungsikan lagi.

Sejarah
Sejarah Kabupaten Magelang tidak bisa dipisahkan dari perkembangan Kota Magelang. Pada tahun 1801, Letnan Gubernur Jendral Sir Stamford Raffles mengangkat Ngabei Danuningrat sebagai Bupati pertama Magelang, atas petunjuk dari gurunya beliau memilih daerah antara desa Mantiasih dan desa Gelangan sebagai pusat pemerintahannya. Pada tahun 1930, jabatan bupati diserahkan kepada putranya yang bernama Ngabei Danukusumo, dan Magelang statusnya dari Kabupaten menjadi gremente bersama dengan Kota Semarang, Salatiga, dan Pekalongan. Namun kedudukan Bupati masih diakui sehingga ada dua pimpinan di daerah Magelang yaitu Bupati Magelang dan Walikota Magelang.

Seiring dengan waktu, kedudukan Kabupaten Magelang diperkuat melalui UU No. 2 tahun 1948 dengan ibu kota di Kota Magelang. Pada tahun 1950 berdasarkan UU No. 13 tahun 1950 Kota Magelang berdiri sendiri dan diberi hak untuk mengatur rumah tangga sendiri, sehingga ada kebijaksanaan untuk memindah ibukota kabupaten ke daerah lain. Ada dua alternatif ibukota penganti Kota Magelang, yaitu Kawedanan Secang atau Kawedanan Muntilan, namun kedua daerah ini ditolak. Pada tanggal 22 maret 1984, Kota Mungkid secara resmi diresmikan sebagai ibukota Kabupaten Magelang oleh gubernur Jawa Tengah.

Pariwisata
Candi Borobudur merupakan obyek wisata andalan Provinsi Jawa Tengah yang kini mendapat perlindungan dari UNESCO sebagai warisan dunia (World Heritage). Selain Borobudur, terdapat sejumlah candi di antaranya Candi Mendut, Candi Pawon, Candi Ngawen, Candi Canggal, Candi Selogriyo, Candi Gunungwukir, Candi Lumbung, Candi Gunungsari, Candi Pendem, dan Candi Aso. Selain candi sebagai wisata budaya, Kabupaten Magelang juga mempunyai satu museum yang terletak di jalan antara Candi Mendut dan Borobudur, yaitu Museum Senirupa Haji Widayat.

Untuk obyek wisata alam, Kabupaten Magelang memiliki beberapa obyek wisata, antara lain kawasan wisata Kopeng, Gardu Pandang Ketep Pass juga air terjun Kedung Kayang kira-kira 5 km dari Ketep Pass, Gardu Pandang Babadan, Curug Silawe, Losari Coffee Plantation, pemandian air panas Candi Umbul dan air terjun Sekar Langit (di Kecamatan Grabag). Di samping itu Kali Progo dan Kali Elo juga sering digunakan untuk wisata arung jeram.

Beberapa obyek wisata religi yang ada di Kabupaten Magelang antara lain Langgar Agung Pangeran Diponegoro, Makam Kyai Condrogeni, Makam Sunan Geseng, Makam Raden Santri, dsb. Sedang untuk obyek wisata seni budaya dan kriya terdapat beberapa obyek wisata antara lain kesenian tradisional, kerajinan cinderamata, kerajinan mebel dan interior, serta kerajinan makanan khas.

Rupa-rupa/makanan khas/wisata kuliner/Kesenian Daerah Magelang
* Makanan khas Magelang di antaranya dan yang paling eksotis adalah makanan camilan yaitu si gurih kriuk Pothil Magelang, gethuk trio, wajik salaman, tape ketan muntilan, kupat tahu, sop senerek, dan salak nglumut magelang'.
* Wisata kuliner di daerah Borobudur adalah "Ayam Goreng Tulang Lunak HALALAN THOYYIBBAN" yang terletak di Jalan Letnan Tukiyat, tepatnya di dusun Banar.
* Kesenian khas Magelang antara lain adalah kubro siswo, badui, dayakan dan jathilan.

Situs web resmi Pemerintah kabupaten(Pemkab) Magelang

Sumber : Wikipedia.com
Peta : maps.google.co.id


No comments:

Post a Comment