Showing posts with label Ritual - ritual unik. Show all posts
Showing posts with label Ritual - ritual unik. Show all posts

Friday, August 12, 2011

Tradisi Tato Tertua di Dunia Ternyata Ada di Indonesia . . .

Wow,, ternyata Tradisi Tato Tertua di Dunia Ada di Indonesia . . .Ini Dia Suku dengan Tradisi TATO tertua di Dunia . . .
Hii agan” semua, , tau gag kalo ternyata tato tertua didunia itu berasal dari indonesia, , ya tepatnya suku mentawai lha yang mempunyai tradisi tato tertua di dunia . . check it Out . .


Istilah "Tattoo" diambil dari kata "Tatau" dalam bahasa Tahiti. Tato pertama kali tercatat di peradaban Barat dalam ekspedisi James Cook pada tahun 1769. Menurut beberapa peneliti, tato tertua ditemukan pada mumi Mesir dari abad 20 SM. Namun, tato Mesir, yang diperkirakan tato tertua yang ditemukan pada 1300 SM ternyata tidaklah benar coz. suku Mentawai sudah menato tubuh mereka sejak kedatangan mereka ke pantai barat Sumatera pada Zaman Logam, 1500 SM - 500 SM. Proto-bangsa Melayu tersebut berasal dari daratan Asia (Indocina).

Tattoo Mentawai adalah tatto yang tertua di dunia yang dikenal sebagai Titi. Bagi masyarakat Mentawai, tato merupakan roh kehidupan. Salah satu posisi tato adalah untuk menunjukkan identitas dan perbedaan status sosial atau profesi. Sebagai contoh, Tato Sikerei (dukun) berbeda dengan pemburu tato. Pemburu dikenal dengan gambar binatang tangkapannya, seperti babi, rusa, monyet, burung, atau buaya. sementara Sikerei diketahui dari tato bintang "Sibalu-balu" dalam tubuh mereka. Berdasarkan tradisi Mentawai, tato juga memiliki fungsi sebagai simbol keseimbangan alam. Dalam tradisi orang Mentawai, objek seperti batu, hewan, dan tumbuhan harus diabadikan di dalam tubuh mereka. Mereka menganggap semua hal memiliki jiwa. Fungsi lain dari tato adalah seni, orang Mentawai tato tubuh mereka sesuai dengan kreativitasnya.

Kedudukan tato diatur oleh kepercayaan suku Mentawai, hal itu disebut “Arat Sabulungan". Istilah ini berasal dari kata "sa" (koleksi), dan "bulung" (daun). Kumpulan daun yang disusun dalam sebuah lingkaran yang terbuat dari kelapa atau pucuk pohon sagu, yang diyakini memiliki kekuatan magis yang disebut "Kere" atau "Ketse". Ini digunakan sebagai media untuk pemujaan terhadap "Tai Kabagat Koat" (Dewa Laut), "Tai Ka-leleu" (Dewa dari hutan dan gunung), dan "Tai Ka Manua" (Dewa dari awan)."Arat Sabulungan" digunakan dalam setiap upacara, kelahiran, pernikahan, medis, pindah rumah, dan tato ketika anak laki-laki memasuki usia pubertas, yakni usia 11-12 tahun. Orang tua disebut Sikerei dan Rimata (kepala suku). Mereka akan bernegosiasi untuk menentukan hari dan bulan pelaksanaan tato.

Setelah itu, dipilih "Sipatiti" artis (tato). Sipatiti tidak didasarkan pada penunjukan jabatan publik, seperti dukun atau kepala suku, tetapi profesi laki-laki keahlian Sipatiti itu harus dibayar dengan seekor babi. Sebelum proses penatatoan dilakukan, diatur upacara pertama dipimpin oleh Sikerei. Tubuh anak laki-laki yang akan tato digambar dengan tongkat. Sketsa pada tubuh kemudian ditusuk dengan jarum kayu-ditangani. tubuh anak perlahan-lahan dipukul dengan tongkat kayu untuk memasukkan pewarna ke dalam lapisan kulit. Pewarna yang digunakan adalah campuran daun pisang dan arang tempurung.

Gimana keren ga tu , , ternyata nenek moyang kita emang bangsa yang artistik banngetss . .

Thursday, February 10, 2011

6 Ritual Kedewasaan Paling Aneh dan Mengerikan di Dunia






5. Sambia – Papua New Guinea
Suku Sambia di pedalaman Papua new guinea memiliki ritual kedewasaan yang terbilang unik dan ekstrim. Pada permulaan anak laki-laki yang berumur 7 tahun akan di pisahkan dari ibunya dan di tempatkan di sebuah pondok yang semuanya adalah laki-laki.

Setelah dipisahkan dari wanita-wanita, anak-anak muda akan mengikuti beberapa ritual yang terbilang berbahaya. Yang pertama adalah penyedotan darah dari hidung dengan cara menusukan rumput tajam ke dalam hidung sang bocah sampai darah mengalir dengan deras.

Dan kemudian anak-anak tersebut dipukuli oleh banyak orang laki-laki dewasa. Yang kedua adalah anak-anak tersebut di haruskan meminum air sperma dari tetua-tetua adat suku Sambia. Tujuan dari ritual ini adalah untuk menguatkan anak-anak mereka dan mempersiapkan mereka untuk hidup sebagai prajurit.



4. Land Diving Vanuatu, negara kepulauan pasifik selatan
Bungee jumping, semua orang pasti sudah mengenal olahraga ekstrem ini, tapi di Vanuatu, bungee jumping tersaji lain dari yang biasanya kita jumpai. Pada musim panen sekitar bulan-bulan April - Mei, diselenggarakan sebuah ritual kedewasaan oleh suku Vanuatu di pulau pasifik.

Dimana Para pemuda yang beranjak dewasa diharuskan memanjat konstruksi tiang-tiang kayu setinggi 30 meter bahkan lebih, lalu melompat dari atas dengan kecepatan jatuh kurang lebih 72km/h.

Yang menahan mereka hanyalah seutas tanaman merambat yang dibuat menjadi sebuah tali tambang panjang yang hanya di ikat di kedua kakinya. Salah perhitungan berarti nyawa melayang!

Parahnya lagi, dalam ritual ini setidaknya kepala harus menyentuh tanah. Ritual ini telah ada setidaknya sejak 15 abad yang lalu, ritual ini bertujuan untuk persembahan bagi dewa-dewa mereka atas panen yang melimpah dan juga untuk mempersiapkan para pemuda-pemuda matang untuk menjadi laki-laki sejati.




3. Maasai warrior – Kenya, Tanzania
Para pemuda suku Maasai Kenya dan Tanzania memiliki serangkaian ritual peralihan yang membawa anak laki-laki menuju kedewasaan. Sekitar umur 10 atau 15 tahun yang akan dijadikan prajurit-prajurit yang baru.

Malam sebelum upacara, setiap anak laki-laki tersebut akan dibawa tidur di hutan dan kembali pada waktu fajar. Setelah kembali ke perkampungan, mereka di haruskan minum susu yang di campur dengan darah sapi dan kemudian di sunat. Setelah disunat, semua suku Maasai akan menganggap dirinya seorang pria, pahlawan, dan pelindung dari desanya.



2. Mardudjara circumcision - aborigin Australia
Ritual sunat bagi suku Mardudjara agak sedikit berbeda dari biasanya. Ketika para pemuda suku Mardudjara sudah mendekati umur dewasa, para pemuda tersebut di haruskan bersunat, yaitu sekitar umur 15 - 16 tahun.

Dalam ritual sunat ini sang pemuda ditelentangkan di dekat api unggun, kemudian dada si pemuda tersebut di duduki oleh kepala suku dengan menghadap ke arah kemaluan si pemuda tersebut. Kemudian kulit kemaluannya di potong dengan menggunakan pisau yang sudah dijampi-jampi.

Tapi proses ritual tidak berhenti sampai disini. Setelah proses pemotongan tersebut selesai si kepala suku memerintahkan si pemuda untuk membuka mulut dan kemudian si pemuda di haruskan menelan kulit kemaluannya sendiri tanpa harus dikunyah.



1. Satere Mawe - Amazone
Jauh didalam pedalaman hutan Amazon ada sisi menarik dari ritual kedewasaan dari suku Satere-Mawe. Para pemuda dari suku Satere-mawe harus memasukkan tangan ke dalam "sarung tangan" yang terbuat dari anyaman yang penuh dengan semut peluru (bullet ant) untuk mencapai kedewasaan mereka.

Dan hal itu dilakukan selama kurang lebih 10 menit tanpa boleh berteriak dan dilakukan selama berulang kali, bahkan bisa mencapai 20 kali. Semut-semut diletakkan di sarung tangan yang terbuat dari anyaman tumbuhan, dengan taring sengat mengarah ke dalam.

Sebelumnya semut-semut tersebut telah di berikan cairan yg membuat semut-semut tak sadarkan diri. Setelah semut-semut tersebut sadar, dimulailah ritual tersebut .

Menurut "schmidt sting pain index" Semut peluru dari amazon terkenal mempunyai sengat paling menyakitkan di antara semua semut-semut jenis lain yang ada di seluruh dunia. Kulit akan terasa terbakar apabila terkena sengatan semut ini dan rasa nyeri sengatan tersebut akan bertahan selama 24 jam.



6 Ritual Kedewasaan Paling Aneh dan Mengerikan di Dunia
Sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5966639