Showing posts with label Fenomena. Show all posts
Showing posts with label Fenomena. Show all posts

Thursday, September 8, 2011

Malam Ini, Fenomena Supernova Capai Puncak

Malam Ini, Fenomena Supernova Capai Puncak - Malam ini, akan ada hal spesial muncul di langit malam. Sebuah bintang dengan jarak jutaan tahun cahaya dari Bumi akan meledak. Seperti apa?
Para astronom memprediksi, fenomena yang lebih dikenal sebagai supernova ini akan mencapai titip paling terangnya sejak 1954 malam ini. Ledakan bintang ini akan tampak di langit malam cerah Indonesia.

Namun, menurut Peneliti Senior Astronomi dan Astrofisika Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional Prof. Dr. Thomas Djamaluddin, karena supernova ini terjadi di langit utara, kesempatan melihat fenomena Supernova ini lebih besar di Indonesia bagian utara.

Fenomena lebih berpeluang disaksikan di Indonesia bagian utara saat langit cerahm,” ujarnya saat diwawancara INILAH.COM via telepon (8/9). Selain kondisi langit cerah, para pengamat langit harus menggunakan teropong atau teleskop untuk menyaksikannya.

Fenomena alam Supernova ini bisa tampak karena bintang di galaksi itu berada dekat Bima Sakti dengan jarak 21 juta tahun cahaya. Waktu tepat melihat fenomena langka ini yakni pada beberapa jam pertama setelah malam tiba mengarah rasi bintang Plough.

Semoga beruntung menyaksikan Fenomena supernova ini.
Inilah.com

Monday, August 29, 2011

Foto-Foto Menakjubkan Letusan Gunung Berapi dari Jarak Dekat

Foto Foto Menakjubkan Letusan Gunung Berapi di Iceland dari Jarak Dekat - Sebagian besar orang tentu lebih memilih menghindar ketika terancam oleh Fenomena  letusan gunung vulkanik yang menghasilkan lava panas hingga 1,000C. Namun tidak bagi Skarphedinn Thrainsson, seorang fotografer pemberani yang berani menantang maut demi memperoleh foto-foto yang memang  sangat menakjubkan.

"Itu adalah pengalaman yang paling menakjubkan dalam hidup saya" ujar Skarphedinn.
"Anda merasa begitu kecil dan tak berdaya di depan gunung vulkanik. Dan kembali ke fotografi landscape yang normal setelah mengalami hal tersebut, rasanya membosankan"
Skarphedinn, yang berasal dari Reykjavik, Iceland, mengambil foto-foto indahnya pada saat letusan gunung Fimmvorduhals dan Eyjafjallajokull, yang sempat menimbulkan kehebohan di Eropa sekitar 2 tahun lalu.

Gunung berapi di Fimmvorduhals merupakan gunung yang cenderung lebih friendly. Namun, Eyjafjallajokull waktu itu letusannya mengerikan, yang abunya sempat mematikan industri penerbangan di Eropa.
"Sangatlah berbahaya di sekitar area Eyjafjallajokull, ICeland, waktu saya mengambil sebagian besar foto tahun lalu, karena petir menyambar-nyambar di balik abu pekat"
"Petir sempat menyambar di dekat spot saya berdiri malam itu. Dua orang meninggal secara tragis karena tersesat malam itu setelah melakukan observasi disana." tambahnya.
Skarphedinn kini terobsesi untuk mengabadikan momen-momen luar biasa, dan target selanjutnya adalah Hawaii dan lokasi menakjubkan lainnya. Namun ia menyatakan siap untuk memotret jika suatu waktu gunung di Iceland kembali meletus.
 Foto-foto Menakjubkan Letusan Gunung Berapi dapat anda lihat disini
eocommunity.com
baca juga artikel-artikel menarik berikut ini - Foto-foto Tragedi Maut Sahur On The Road SMA 28 - Foto-foto Close-up Mata Yang Bikin Anda Tercengang (Full Pict) - Foto-foto Modifikasi Motor Paling Unik

Tuesday, August 23, 2011

Ivan, Si Bocah Bermagnet

Ivan, Si Bocah Bermagnet - Ivan Stoilijkovic, si bocah ajaib berusia 6 tahun ini benar-benar Fenomenal Ditubuh bocah asal Kroasia ini, semua benda yang mengandung besi bisa menempel seperti ada magnet-nya.



Semua benda yang mengandung besi dapat menempel di tubuh Ivan
 Semua benda yang mengandung besi bisa menempel di tubuh Ivan, seperti sendok dan garpu ini. 



Ivan menunjukkan kemampuannya di depan para jurnalis
Ivan menunjukkan kemampuan unik nya di depan para jurnalis di depan rumahnya di Heresin, Kroasia, 12 Mei lalu. 



Barbel pun juga ikut menempel ditubuh ivan
Barbel pun ikut menempel. Keluarga Ivan mengklaim bahwa besi seberat 25 kilogram bisa menempel di tubuh bocah ajaib tersebut



Ivan, Si Bocah Bermagnet
Selain punya tubuh Mengandung magnetik, Ivan diklaim Juga dapat menyembuhkan orang sakit.

Tuesday, August 16, 2011

Misteri diBalik Lukisan Presiden Soekarno

Misteri diBalik Lukisan Presiden Soekarno - Museum bung karno yang terletak di blitar memiliki berbagai Barang koleksi peninggalan bung karno, selain benda-benda yang bernilai sejarah yang erat kaitannya dengan bung karno, di museum yang tak pernah sepi pengunjung ini juga terdapat sebuah lukisan besar yang berukuran 150cm x 175cm yang bergambar bung karno.
Cerita misteri keanehan Lukisan ini , menurut sejumlah orang yang pernah melihatnya adalah TAMPAK HIDUP, siapapun yang melihat lukisan ini sambil memusatkan konsentrasi serta pandangan terarah penuh dibagian jantung bung KARNO pada lukisan ini maka SEKETIKA NAMPAK BERGERAK, SEOLAH-OLAH BERDETAK SEPERTI LAYAKNYA ORANG SEDANG BERNAFAS. banyak pengunjung yang heboh karena menyaksikan lukisan ini seperti hidup. sejak saat itu lukisan ini menjadi obyek pertama yang didatangi pengunjung.

Menurut Penjaga musseum Tanwir, didalam lukisan yang penuh dengan Misteri tersebut berdiam sosok gaib bernama jatoro suro sosok jin penunggu gunung kelud yang telah di takhlukkan bung karno. cerita ini berdasar pada penerawangan beberapa paranormal. dulu sebelum ada lukisan tersebut sosok jin penunggu lukisan tersebut bersemayam di dekat makam bungkarno dan bukanlah cerita misteri.
Konon bung karno adalah seseorang yang gemar bermeditasi, pada saat melakukan ritual di gunung kelud, ada sosok makhluk halus yang menggodanya dan berusaha menggagalkan meditasinya, karena digoda tak mempan akhirnya jin ini menyerangnya, akhirnya terjadilah perkelahian di alam gaib yang pada akhirnya dimenangkan oleh bung karno, pada saat itulah akhirnya jin ini menjadi pengawal bungkarno. Jin ini sangat setia pada bung karno, saat bung karno meninggalpun jin ini tetp setia berada di samping makam nya bahkan terkadang jin ini merubah wujudnya menjadi bung karno. Fenomena ini asli fenomena alam gaib dan bukan rekayasa.
gratizo
Baca juga artikel-artikel menarik berikut ini - Misteri Batu Berjalan di California - Serem!! Lukisan Berhantu, yang terbuat dari Campuran Darah - 6 Fenomena Alam Paling Aneh di Dunia - Lukisan 3 Dimensi Paling Fenomenal di Dunia

Saturday, August 13, 2011

Tertangkap Kamera, Mata Menakjubkan di Langit

Tertangkap Kamera, Mata Menakjubkan di Langit - London , Fenomena ini jelas bukan kejadian yang bisa ditemui tiap hari. Pasir waktu mulai habis bagi bintang pusat nebula planet berbentuk jam pasir ini. Seperti apa?



Tertangkap Kamera, Mata Menakjubkan di Langit

Bersama sisa bahan bakar nuklir, pemandangan menakjubkan fase penutupan MyCn18 atau yang lebih dikenal sebagai Nebula Jam Pasir ini terjadi di lapisan luar yang dilepaskan. Nebula ini terletak delapan ribu tahun cahaya dari Bumi di selatan rasi bintang Musca.

Pemandangan menakjubkan ini merupakan bagian inti bintang serupa matahari yang sedang dalam proses menjadi bintang putih kerdil yang lebih dingin. Astronom menggunakan teleskop Hubble Space guna mendapat serangkaian gambar nebula planet ini pada pertengahan 1990-an, termasuk gambar mata menakjubkan ini.
Cincin menyala menakjubkan menjadi garis luar dinding jam pasir. Ketajaman gambar Hubble ini jelas mengungkap detail mengejutkan proses tersebut.

MyCn18 ditemukan Annie Jump Cannon dan Margaret W Mayall selama risetnya untuk Henry Draper Catalogue, ensiklopedia bintang astronomi yang disusun antara 1918-1924.
Berkat kemajuan teknologi seperti ditulis Dailymail, ilmuwan Raghvendra Sahai dan John Trauger dari Jet Propulsion Laboratory berhasil menangkap gambar menakjubkan ini pada Januari 1996.
Inilah.com

Batu Paling Unik dan Aneh yang Pernah ada di Dunia

Batu Paling Unik dan Aneh yang Pernah ada di Dunia - Hanya ingin berbagi info mengenai batu-batu yang super unik yang pernah ada, yuk langsung aja ke TKP semoga bisa bermanfaat


Dome of the Rock di Masjidil Aqsha, Yerusalem
Bukti kebesaran Allah SWT batu tempat duduk Nabi Muhammad SAW saat Isra Mi'raj sampai kini masih tetap melayang di udara. Pada saat Nabi Muhammad mau Mi'raj batu tsb ikut, tetapi Nabi SAW menghentakan kakinya pada batu tsb, maksudnya agar batu tsb tak usah ikut.

Baru Melayang di Udara




Uluru Alice Spring, Australia
Batu yang bisa berubah warna mengikuti cuaca, kadang orange, hitam, biru dll.

Uluru Alice Spring




Hyden, Australia
Gelombang batu seperti ombak ini sudah ada 2.700jt tahun yang lalu menurut peneliti.

Hyden





Batu Berjalan
Belum ada penelitian tentang batu ini, dan 1 orang pun belum liat kalo batu ini benar2 berjalan, cuma jejaknya saja yg dinyatakan kalo batu ini bisa berjalan atau bergeser.

Batu Berjalan




Pantai Air Manih, Minnagkabau - Padang
Konon, batu ini adalah seorang anak yang dikutuk oleh Ibunya, karena durhaka.

Baru Pantai Air Manih
forumkami.net
Baca juga - Misteri Batu Berjalan di California

Ali Yakubov Bayi Dengan Tulisan Al-Qur'an di Tubuh

Ali Yakubov Bayi Dengan Tulisan Al-Qur'an di Tubuh - Seorang bayi laki-laki berusia 9 bulan Rusia telah membuat dokter kebingungan di Dagestan, Rusia setelah frase dari Al-Quran suci (Al-Quran) mulai muncul di kulitnya.
Perkataan dari kitab suci Islam dikatakan muncul di punggung setelah Ali Yakubov berusia 9 bulan, lengan, kaki dan perut, sebelum memudar dan digantikan dengan ucapan baru.
Orangtua Ali dibiarkan terkejut ketika kata Allah muncul di dagu Ali Yakubov segera setelah kelahirannya. Sejak itu puluhan tulisan dalam aksara Arab telah muncul hampir di seluruh tubuhnya. Paramedis telah membantah bahwa tanda adalah dari menulis seseorang di kulit anak.

Ibu anak itu, Madinah Yakubov, mengatakan bahwa dia dan suaminya bukanlah yang terlalu religius sehingga kata-kata mulai muncul di kulitnya.
Sejak fenomena dimulai, anak itu telah menjadi fokus perhatian Muslim di provinsi Dagestan rumahnya, daerah yang dekat dengan sisa-sisa pengrusakan Chechnya di Selatan Rusia

Pejabat setempat, Akhmedpasha Amiralaev mengatakan "Anak ini adalah tanda murni dari Allah Allah mengirimnya ke Dagestan untuk menghentikan pemberontakan dan ketegangan di republik kita"
Ibu Ali Yakubov mengatakan, "Biasanya tanda-tanda muncul dua kali seminggu - pada hari Senin dan pada malam antara hari Kamis dan Jumat.
Video Ali Yakubov Bayi Dengan Tulisan Al-Qur'an di Tubuh


"Ali selalu merasa kesakitan ketika terjadi Dia menangis dan suhu tubuhnya naik"
forum.vivanews.com

Friday, August 12, 2011

Misteri Batu Berjalan di California

Sebuah Misteri Aneh tentang Batu Berjalan di California - Moving Rock atau Batu Berjalan adalah salah satu misteri yang paling menarik dari Death Valley National Park, tepatnya di danau kering Racetrack Playa, California-AS. Batu berjalan itu dapat ditemukan dengan mudah di permukaan Playa dengan jejak panjang di belakangnya. Bagaimana mereka dapat bergerak atau berpindah masih menjadi misteri besar di benak para peneliti.








Foto Moving Rock di Death Valley National Park.

6 Fenomena Alam Paling Aneh di Dunia

Inilah enam Fenomena Alam Paling Aneh dan paling unik yang pernah ada dan terjadi di Dunia
6.Badai Abadi Venezuela

Fenomena "Relámpago del Catatumbo" atau "Petir Catatumbo" adalah suatu fenomena alam yang aneh. Lokasinya di mulut sungai Catatumbo di Danau Maracaibo (Venezuela), feneomena ini berwujud halilintar atau petir di langit yang tingginya lebih dari 5 kilometer dan terjadi selama 140 hingga 160 di malam-malam dalam setahun, 10 jam dalam satu malam, dan sebanyak 280 kali perjam-nya. Badai yang hampir permanen ini terjadi di atas dataran tanah rawa dimana aliran sungai Catatumbo mengisi danau Maracaibo. Fenomena ini diperkirakan merupakan pembentuk tunggal terbesar lapisan ozone di bumi, melihat intensitas dan frekuensinya yang tinggi.

5.Hujan Ikan di Honduras

Hujan ikan di Honduran Folklore adalah hal biasa. Terjadi di Departamento de Yoro antara bulan-bulan Mei dan Juli. Para saksi menyatakan fenomena ini dimulai dengan munculnya awan hitam di langit yang diikuti oleh petir, angin kuat, dan hujan lebat selama 2 hingga 3 jam. Saat hujan berhenti itulah, ratusan ikan yang masih hidup dapat ditemukan di atas tanah. Orang-orang akan mulai memungutinya dan memasaknya di rumah. Sejak 1998 festival yang diberi nama "Festival de la Lluvia de Peces" atau "Rain of Fish Festival" dirayakan tiap tahunnyadi kota Yoro, Departamento de Yoro, Honduras.

4.Kamping-kambing Pemanjat di Maroko


Kambing-kambing di atas pohon bisa ditemukan di Maroko. Kambing-kambing ini memanjat pohon untuk memakan buah dari pohon Argan, yang serupa dengan buah zaitun. Para petani setempat biasa mengikuti kawanan-kawanan kambing ini saat mereka berpindah dari satu pohon ke pohon yang lainnya. Bukan karena ingin melihat keanehan ini, melainkan berusaha mendapatkan biji-biji kacang dari sisa buah yang biasanya tidak ikut dimakan oleh kambing-kambing itu. Tiap kacang berisikan 1 hingga 3 biji yang bisa digunakan untuk membuat minyak Argan dan bahan kosmetik lainnya. Minyak ini telah digunakan orang selama ratusan tahun, tetapi perlahan pohon Argan makin sulit ditemui akibat kayunya yang sering dijarah dan juga akibat ulah kambing-kambing pemanjat yang merusaknya.

3.Hujan Merah di Kerala

Dari tanggal 25 Juli hingga 23 Sepetember 2001, secara sporadis hujan merah turun di Kerala, India selatan. Siraman hujan ini berwarna merah, menodai pakaian orang-orang dengan warna yang mirip darah ini. Warna hujan lain seperti kuning, hijau, dan hitam juga pernah dilaporkan terjadi.
Awalnya fenomena ini diduga ada hubungannya dengan meteor jatuh, tetapi dari studi yang dilakukan oleh Pemerintah India menemukan bahwa hujan berwarna ini disebabkan oleh spora-spora yang berterbangan dari alga lokal yang subur.

2.Black Sun (Matahari Hitam) Denmark

Selama musim semi di Denmark, pada kira-kira satu setengah jam sebelum matahari terbenam, kawanan burung jalak Eropa (sturnus vulgaris) yang jumlahnya bisa mencapai lebih dari sejuta berkumpul dari berbagai penjuru berkumpul membentuk formasi-formasi menakjubkan.
Fenomena di atmosfer yang dikenal sebagai sebuah busur circumhorizon atau "Pelangi Api", terlihat saat matahari sedang tinggi di langit (misalnya di lebih dari 58° di atas horison), dan cahayanya menembus melalui awan-awan tinggi cirrus yang sangat terang yang terbentuk dari kristal-kristal heksagonal. Sinar matahari yang memasuki permukaan vertikal kristal-kristal dan meninggalkannya melalui permukaan bawahnya dibiaskan dan dipisahkan menjadi array warna-warna yang bisa dilihat. Saat kristal-kristal di awan-awan cirrus itu segaris secara optimal (misal dengan permukaan-permukaan yang paralel dengan daratan), hasilnya memperlihatkan suatu spektrum brilian dari warna-warna sebuah pelangi.

Sebagian orang percaya kalau fenomena-fenomena aneh diatas itu pertanda kiamat sudah dekat. Apapun itu, kita harus siap walau sebenarnya tidak pernah ada satu orang pun yg siap akan datangnya kiamat.


forumkami

Thursday, August 11, 2011

Peristiwa Langit Merah Terbakar Tertangkap Kamera

Peristiwa Langit Merah Terbakar Tertangkap Kamera - Sewajarnya, langit berwarna biru atau abu-abu atau putih karena awan. Namun pada suatu hari, terjadi fenomena yang jarang terjadi, langit merah bak terbakar.



Foto Peristiwa Langka - Langit Merah Terbakar

Gambar mencengangkan ini menunjukkan adanya awan jenis baru, yakni Undulus Asperatus. Saat diabadikan Linda Gold pada 23 Juni 2010, awan ini muncul saat matahari tenggelam seperti ditulis digitalphotography.

Awan jenis baru pertama ini secara resmi muncul pada 50 tahun lalu. Saat itu, anggota Cloud Appreciation Society yang pertama menemukan awan ini terus mendesak agar awan ini mendapat pengenalan resmi.

Arti dari awan ini adalah, gelombang gelisah atau gerak turbulensi antar massa udara yang menciptakan awan yang tampak berasap ini. Namun dalam kebanyakan kasus, awan ini akan menghilang sendiri tanpa hujan.
Inilah.com

Tuesday, June 7, 2011

16 Juni Gerhana Bulan Total Terlama Tahun Ini

Tanggal 16 Juni 2011 mendatang Indonesia akan mengalami gerhana bulan total terlama untuk tahun ini. "Gerhana bulan total nanti akan terjadi sekitar 1,5 jam," kata Thomas Djamaluddin, profesor riset bidang astronomi dan astrofisika dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional kepada VIVAnews melalui sambungan telepon, Selasa 7 Juni 2011.

Total durasi gerhana, dari mulai gerhana bulan sebagian awal sampai akhir, kata Djamal, diperkirakan berlangsung selama 3 jam 20 menit, yakni dari pukul 01.22 WIB - 05.02 WIB. Durasi itu, Djamal menambahkan, lebih panjang dari gerhana bulan total yang juga akan terjadi pada 10 Desember 2011 mendatang.

Dibandingkan dengan gerhana bulan Desember nanti, gerhana 16 Mei ini juga memiliki peluang lebih besar untuk bisa dinikmati dengan mata telanjang, mengingat saat ini memasuki musim kemarau. "Gerhana bulan Desember nanti relatif lebih sulit diprediksi, karena berada di musim hujan," kata dia.

Djamal juga mengungkapkan, ini kesempatan bagi masyarakat untuk mengetahui kualitas lapisan atmosfer bagian atas (lapisan stratosfer yang berada di ketinggian di atas 5.000 meter dari permukaan bumi) yang mungkin selama ini 'dicemari' oleh akumulasi debu-debu vulkanik.

Pasalnya, debu-debu vulkanik yang sampai di lapisan atmosfer bagian atas, bisa bertahan hingga bertahun-tahun. Contohnya, letusan Gunung Pinatubo yang terjadi pada 1991 dan memakan ratusan korban jiwa, debu vulkaniknya bertahan hingga dua tahun.

Menurut Djamal, kualitas atmosfer itu bisa diukur dengan melihat kecerahan warna garis antara bayangan bumi dengan cahaya bulan. Bila warna cahaya bulan terlihat cerah dan tegas, maka kualitas atmosfer lebih baik. Tapi bila warnanya lebih gelap, maka kualitas atmosfer lebih buruk.

Djamal memisalkan, setelah letusan Gunung Tambora pada 1815 yang menewaskan sekitar 100 ribu jiwa, atmosfer lapisan bumi saat itu tertutup debu vulkanik sampai beberapa waktu sehingga saat gerhana bulan, garis antara bayangan bumi dengan cahaya bulan berwarna gelap dan baur.


Selain itu, Djamal juga menerangkan, ketika gerhana bulan total terjadi, maka bulan, bumi, dan matahari berada dalam satu garis dan secara teoritis potensi pelepasan energi tektonik atau vulkanik berada di titik maksimum. Sebab, saat itu gaya tarik yang dialami oleh bumi melebihi gaya tarik di waktu-waktu pasang biasa pada tiap awal dan tengah bulan.

"Secara teori peluang pelepasan energi di waktu itu berada di kondisi maksimum. Namun, kita tidak bisa memastikan kapan energi tersebut benar-benar dilepaskan sehingga bisa terjadi gempa atau letusan gunung berapi," kata Djamal.

Oleh karenanya, kata Djamal, sebaiknya kita tak terlalu mencemaskan hal itu. Sebaliknya menurut Djamal, ini merupakan kesempatan bagi masyarakat untuk menyaksikan gerhana bulan dengan lebih baik. "Kita bisa bangun lebih awal, melakukan salat gerhana, dan menyaksikan gerhana bulan yang relatif cukup panjang."

(vivanews.com)